Banjir merupakan suatu keadaan dimana suatu daerah tergenang oleh air dalam jumlah yang besar. Kedatangan banjir dapat diprediksi dengan memperhatikan curah hujan dan aliran air. Namun, kadangkala banjir dapat datang tiba-tiba akibat dari angin badai atau kebocoran tanggul.
Desa Legundi, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi merupakan salah satu desa di wilayah kecamatan Karangjati yang diterjang banjir. Dugaan warga, banjir ini dikarenakan hujan yang terus-menerus dan kiriman banjir dari kabupaten Bojonegoro.
Pemerintah desa Legundi melakukan patroli di wilayah dusun. Berdasarkan pemantauan, sekitar 24 KK rumahnya tergenang air. Dengan kondisi seperti ini, perangkat desa mengingatkan mereka untuk mengungsi di rumah kerabat, akan tetapi ada sebagian besar mereka tetap menempati rumahnya sendiri.
“Karena kondisi seperti ini, Kami mengingatkan kepada warga yang rumahnya banjir supaya sementara mengungsi di rumah saudaranya,” terang Sugiyanto, perangkat desa.
Keadaan seperti ini langsung mendapat perhatian dari kabupaten. Selain petugas dari BPBD, Wabup Bupati Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko juga memantau lokasi banjir . Pria yang akrab disapa Mas Anto ini berpesan agar warga yang kebanjiran tidak memaksakan diri bertahan di dalam rumah apabila air semakin tinggi.
Melihat kondisi seperti ini, perangkat desa memberikan konsumsi kepada warga.